BBPOM Medan Perkuat Edukasi Publik Cegah Peredaran Obat Palsu

17-06-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 94 kali

Badan Pengawas Obat dan Makanan di Medan meluncurkan kampanye edukasi terpadu untuk memberantas peredaran obat palsu. Kampanye ini mengangkat 4 pesan utama: "Waspada Obat Palsu", "Obat Palsu Itu Berbahaya", "Jangan Beli Obat Sembarangan", dan "Selalu Cek KLIK via BPOM Mobile".

BBPOM di Medan menyampaikan kepada Seluruh masyarakat Kota Medan dan sekitarnya melalui kanal subsite dan media sosial, khususnya konsumen obat. BBPOM Medan mengajak apoteker, tenaga kesehatan, dan komunitas online ikut menyebarkan informasi. Kampanye ini digencarkan mulai September 2026 melalui kanal media sosial resmi dan media informasi publik BBPOM Medan. Disebarluaskan secara digital melalui Instagram @bpom_medan, website medan.pom.go.id, serta di titik-titik pelayanan publik dan apotek resmi di wilayah kerja BBPOM Medan.

Karena obat palsu itu berbahaya. Ciri-cirinya meliputi: kemasan berbeda dari aslinya, tulisan buram atau banyak typo, tidak ada nomor izin edar BPOM, dan harga terlalu murah. Konsumsi obat palsu berisiko tidak berkhasiat, mengandung racun, dan dapat mengancam nyawa. Selain itu, banyak masyarakat masih membeli obat di penjual tidak jelas secara online tanpa konsultasi tenaga kesehatan.

BBPOM Medan memberikan 3 jurus aman: Beli hanya di apotek resmi dan dengan resep dokter. Konsultasi dulu dengan tenaga kesehatan sebelum konsumsi. Selalu Cek KLIK sebelum beli: Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, Cek Kedaluwarsa. Untuk memastikan izin edar, gunakan aplikasi BPOM Mobile yang bisa diunduh gratis. Cukup scan QR atau ketik nama obat. "Lindungi diri & keluarga. Jadilah konsumen cerdas, hindari obat palsu!", pesan BBPOM Medan. Masyarakat yang menemukan obat mencurigakan dapat segera melapor melalui whatsap Siduma ke Kontak (08116060533).

Balai Besar POM di Medan

Sarana